Jika Anda Menemukan Link / File Yang Error, atau sekedar menyampaikan keluh kesah tentang blog ini, silahkan secara sopan sampaikan di kotak komentar atau lewat fans page Facebook kami. Kami akan berusaha untuk memperbaikinya. Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Yang Sederhana ini.

Sabtu, 30 April 2011

Kisah Para Peminang Bidadari

Sesungguhnya akhir hidup yang paling indah adalah mati dengan menyandang syahdadah Allah. Mati berkalang tanah dalam medan perang karena memuliakan Allah dan Rosul-Nya. Dien dan orang-orang yang beriman. Dan kematian yang paling jelek adalah kematian di atas pembaringan karena tidak berjihad sebagaimana layaknya kematian seekor unta di dalam kandangnya. Singa-singa itu telah keluar dari kandangnya berjalan menuju medan perang menerkam mamgsanya. Para peminang bidadari ini telah terbang menuju mejan jihad menerjang badai menahan arus memerangi orang-orang kafir demi mendapat syahadah. Biarlah badan berlumur darah, berkalang tanah, atau badan hancur luluh lantah tulang belulangnya karena berperang menyambut seuran dari Rob-Nya Yang Maha Perkasa. Buku ini menyajikan kisah-kisah para syuhada peminang bidadari yang telah mendahului kita mendapt rahmat-Nya terbang di Jannah di dalam rongga burung hijau, telah merasakan nikmatnya dan telah bermesraan dengan kekasihnya Lu’bah dan “amul Mardhiyah. 

2 komentar:

mengatakan...

subhanalloh ,,,motivasi yang baik ,,berjihad di jalan Alloh dan surga baginya telah menanti,,

mengatakan...

mari kita renungkan sejenak,,bahwa hidup yang paling indah adalah mati dengan menyandang syahdadah Allah.sungguh insfirasi yang baik,,moga klo kita mati bisa menyandang syuhada,amiin,

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar,mau nyepam,ngejunk juga gak apa2..bebas..
Satu komentar sangat berarti bagi kemajuan blog ini..